Pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa ini bukan hanya sebatas membantu dalam proses panen, tetapi juga mencakup berbagai aspek penting lainnya, seperti perawatan tanaman, pemupukan, dan pengendalian hama. Upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa tomat yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, serta mendukung program ketahanan pangan di wilayah tersebut.
Serda M Damanik menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa di lapangan juga bertujuan untuk memberikan dukungan dan solusi kepada para petani ketika menghadapi kendala. "Jika ada masalah di lapangan, kami segera berkoordinasi dengan dinas pertanian agar permasalahan dapat segera diatasi dan petani terhindar dari kerugian," ungkapnya.
Damanik juga menekankan pentingnya sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi, yang tidak hanya menciptakan kemandirian di lapangan tetapi juga meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar.
Paris Sipayung, pemilik lahan tomat, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan yang diberikan oleh Babinsa. "Pendampingan dari Babinsa sangat membantu kami, terutama dalam mengatasi kendala di lapangan. Babinsa selalu berkoordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) sehingga solusi terbaik dapat segera diterapkan," ujarnya.
Dukungan Babinsa seperti ini diharapkan dapat terus berlanjut, membantu petani dalam meningkatkan produksi pertanian yang berkualitas, serta mendukung ketahanan pangan di wilayah Simalungun dan sekitarnya. (NY)
0 Komentar